Terapi ini menggunakan lilin khusus. Beda, lo dengan lilin yang digunakan saat mati lampu. Bahan lilin untuk terapi terbuat dari sarang tawon dengan linen yang berkualitas tinggi.
Panjang lilin telinga sekitar 30 sentimeter dan berongga. Terdapat dua ukuran rongga lilin, yakni 5/8 inci yang digunakan untuk terapi orang dewasa dan ukuran rongga 1/2 inci untuk anak-anak.
Bahan terapi ini diimpor dari Amerika Serikat. Bentuknya meruncing dan diberikan tatakan bulat yang terbuat dari karton yang dilapisi alumunium foil, saat lilin itu dibakar. Berbagai penyakit bisa disembuhkan dengan terapi lilin telinga.
Misalnya, menyembuhkan penderita tuli, mempertajam pendengaran, vertigo (sakit kepala yang berputar-putar), migrain (sakit kepala sebelah), mengatasi infeksi telinga tengah (otitis media), penyakit telinga berupa nanah kuning kental berbau busuk (congek), tinitus (telinga yang berdengung), sinusitis (infeksi di rongga hidung), serta insomnia (penyakit sulit tidur).
Proses Terapi Lilin
Nah, sebelum menjalani terapi ada yang perlu diperhatikan. Pertama, telinga pasien diperiksa dengan alat bernama otoskop. Dengan alat ini bisa diketahui apakah di gendang telinga sudah menempel jamur, ada bisul atau radang, atau ada kotoran yang mengeras. Kalau di gendang telinga hanya ada jamur, bisul, atau radang, pasien bisa langsung diterapi.
Tetapi kalau ada kotoran yang keras, harus ditetesi obat dulu supaya kotoran melunak. Setelah itu diangkat, kemudian baru diterapi. Saat diterapi, pasien tidur dalam posisi miring-tegak lurus. Selanjutnya, bagian lilin yang runcing (bagian ujung) dimasukkan ke lubang telinga dan bagian pangkalnya dibakar.
Setiap lima menit, lilin yang sudah terbakar digunting, kemudian dibuang di baskom kecil berisi air. Setelah terapi berlangsung 15 menit, lilin yang masih menyala dan punya sisa sekitar 5-7 sentimeter diangkat dari telinga, lalu digunting tepat di bawah api.
Sisa lilin yang tidak terbakar dimasukkan ke dalam kantong plastik. Lilin itu diberi kode untuk mengetahui lilin itu digunakan untuk terapi telinga kiri atau telinga kanan.
Sssst tahu enggak, saat lilin dibakar tekanan udara di pangkal lilin menjadi rendah. Jadi timbul rasa panas. Tapi tenang aja, enggak bakal kebakar kok! Asap dari pembakaran lilin masuk ke seluruh ruang telinga.
Dalam waktu sekitar 7-10 menit, asap di dalam rongga telinga menjadi jenuh. Asap keluar dan membawa kotoran telinga yang berada di rumah siput (tymphani). Tidak ketinggalan, jamur yang menutup gendang telinga ikut terangkat.
Lilin yang telah digunakan tadi dibelah untuk mengetahui kotoran yang dikeluarkan dari telinga. Wah, segala jamur bisa hilang. Telinga pun jadi bersih.
Berapa lilin yang digunakan untuk terapi ini, yah? Untuk terapi satu telinga, digunakan minimal dua lilin dan maksimal tiga lilin. Lilin-lilin itu dibakar secara terus-menerus.
biaya Rp.25.000 sepasang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar