Kamis, 31 Maret 2011
Jumat, 25 Maret 2011
Sabtu, 12 Februari 2011
cobalah terapi lilin
Apa yang dimaksud dengan terapi lilin telinga (ear candle)? Lilin dimasukkan ke dalam telinga? Bagaimana caranya? Jadi begini, terapi ini sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Terapi ini menggunakan lilin khusus. Beda, lo dengan lilin yang digunakan saat mati lampu. Bahan lilin untuk terapi terbuat dari sarang tawon dengan linen yang berkualitas tinggi.
Panjang lilin telinga sekitar 30 sentimeter dan berongga. Terdapat dua ukuran rongga lilin, yakni 5/8 inci yang digunakan untuk terapi orang dewasa dan ukuran rongga 1/2 inci untuk anak-anak.
Bahan terapi ini diimpor dari Amerika Serikat. Bentuknya meruncing dan diberikan tatakan bulat yang terbuat dari karton yang dilapisi alumunium foil, saat lilin itu dibakar. Berbagai penyakit bisa disembuhkan dengan terapi lilin telinga.
Misalnya, menyembuhkan penderita tuli, mempertajam pendengaran, vertigo (sakit kepala yang berputar-putar), migrain (sakit kepala sebelah), mengatasi infeksi telinga tengah (otitis media), penyakit telinga berupa nanah kuning kental berbau busuk (congek), tinitus (telinga yang berdengung), sinusitis (infeksi di rongga hidung), serta insomnia (penyakit sulit tidur).
Proses Terapi Lilin
Nah, sebelum menjalani terapi ada yang perlu diperhatikan. Pertama, telinga pasien diperiksa dengan alat bernama otoskop. Dengan alat ini bisa diketahui apakah di gendang telinga sudah menempel jamur, ada bisul atau radang, atau ada kotoran yang mengeras. Kalau di gendang telinga hanya ada jamur, bisul, atau radang, pasien bisa langsung diterapi.
Tetapi kalau ada kotoran yang keras, harus ditetesi obat dulu supaya kotoran melunak. Setelah itu diangkat, kemudian baru diterapi. Saat diterapi, pasien tidur dalam posisi miring-tegak lurus. Selanjutnya, bagian lilin yang runcing (bagian ujung) dimasukkan ke lubang telinga dan bagian pangkalnya dibakar.
Setiap lima menit, lilin yang sudah terbakar digunting, kemudian dibuang di baskom kecil berisi air. Setelah terapi berlangsung 15 menit, lilin yang masih menyala dan punya sisa sekitar 5-7 sentimeter diangkat dari telinga, lalu digunting tepat di bawah api.
Sisa lilin yang tidak terbakar dimasukkan ke dalam kantong plastik. Lilin itu diberi kode untuk mengetahui lilin itu digunakan untuk terapi telinga kiri atau telinga kanan.
Sssst tahu enggak, saat lilin dibakar tekanan udara di pangkal lilin menjadi rendah. Jadi timbul rasa panas. Tapi tenang aja, enggak bakal kebakar kok! Asap dari pembakaran lilin masuk ke seluruh ruang telinga.
Dalam waktu sekitar 7-10 menit, asap di dalam rongga telinga menjadi jenuh. Asap keluar dan membawa kotoran telinga yang berada di rumah siput (tymphani). Tidak ketinggalan, jamur yang menutup gendang telinga ikut terangkat.
Lilin yang telah digunakan tadi dibelah untuk mengetahui kotoran yang dikeluarkan dari telinga. Wah, segala jamur bisa hilang. Telinga pun jadi bersih.
Berapa lilin yang digunakan untuk terapi ini, yah? Untuk terapi satu telinga, digunakan minimal dua lilin dan maksimal tiga lilin. Lilin-lilin itu dibakar secara terus-menerus.
biaya Rp.25.000 sepasang
Terapi ini menggunakan lilin khusus. Beda, lo dengan lilin yang digunakan saat mati lampu. Bahan lilin untuk terapi terbuat dari sarang tawon dengan linen yang berkualitas tinggi.
Panjang lilin telinga sekitar 30 sentimeter dan berongga. Terdapat dua ukuran rongga lilin, yakni 5/8 inci yang digunakan untuk terapi orang dewasa dan ukuran rongga 1/2 inci untuk anak-anak.
Bahan terapi ini diimpor dari Amerika Serikat. Bentuknya meruncing dan diberikan tatakan bulat yang terbuat dari karton yang dilapisi alumunium foil, saat lilin itu dibakar. Berbagai penyakit bisa disembuhkan dengan terapi lilin telinga.
Misalnya, menyembuhkan penderita tuli, mempertajam pendengaran, vertigo (sakit kepala yang berputar-putar), migrain (sakit kepala sebelah), mengatasi infeksi telinga tengah (otitis media), penyakit telinga berupa nanah kuning kental berbau busuk (congek), tinitus (telinga yang berdengung), sinusitis (infeksi di rongga hidung), serta insomnia (penyakit sulit tidur).
Proses Terapi Lilin
Nah, sebelum menjalani terapi ada yang perlu diperhatikan. Pertama, telinga pasien diperiksa dengan alat bernama otoskop. Dengan alat ini bisa diketahui apakah di gendang telinga sudah menempel jamur, ada bisul atau radang, atau ada kotoran yang mengeras. Kalau di gendang telinga hanya ada jamur, bisul, atau radang, pasien bisa langsung diterapi.
Tetapi kalau ada kotoran yang keras, harus ditetesi obat dulu supaya kotoran melunak. Setelah itu diangkat, kemudian baru diterapi. Saat diterapi, pasien tidur dalam posisi miring-tegak lurus. Selanjutnya, bagian lilin yang runcing (bagian ujung) dimasukkan ke lubang telinga dan bagian pangkalnya dibakar.
Setiap lima menit, lilin yang sudah terbakar digunting, kemudian dibuang di baskom kecil berisi air. Setelah terapi berlangsung 15 menit, lilin yang masih menyala dan punya sisa sekitar 5-7 sentimeter diangkat dari telinga, lalu digunting tepat di bawah api.
Sisa lilin yang tidak terbakar dimasukkan ke dalam kantong plastik. Lilin itu diberi kode untuk mengetahui lilin itu digunakan untuk terapi telinga kiri atau telinga kanan.
Ini lilin yang digunakan untuk terapi. Foto: alibaba
Dalam waktu sekitar 7-10 menit, asap di dalam rongga telinga menjadi jenuh. Asap keluar dan membawa kotoran telinga yang berada di rumah siput (tymphani). Tidak ketinggalan, jamur yang menutup gendang telinga ikut terangkat.
Lilin yang telah digunakan tadi dibelah untuk mengetahui kotoran yang dikeluarkan dari telinga. Wah, segala jamur bisa hilang. Telinga pun jadi bersih.
Berapa lilin yang digunakan untuk terapi ini, yah? Untuk terapi satu telinga, digunakan minimal dua lilin dan maksimal tiga lilin. Lilin-lilin itu dibakar secara terus-menerus.
biaya Rp.25.000 sepasang
Jumat, 11 Februari 2011
Terapi Lilin untuk Penyembuhan
Terapi lilin ear candle bisa menyembuhkan penyakit
- vertigo
- migren
- telinga berdengung
- congek
- asma
- batuk
- stress
- infeksi pendengaran
Ear Candle / terapi lilin
Ear Candle bekerja layaknya vacuum cleaner yang menyedot kotoran. Lilin yang dibakar akan menghasilkan panas. Tekanan udara di atas menjadi lebih rendah sehingga asap putih hasil bakaran lilin masuk ke dalam tehinga. Setelah 3/4 lilin terbakar, asap di dalam telinga pun menjadi jenuh. Dengan adanya aliran udara dan tekanan lebih tinggi, asap putih itu akhirnya keluar dari dalam telinga sambil membawa partikel-partikel yang ada di dalam telinga, termasuk wax yang ada di dalam rumah siput.

Penggunaan Ear candle dipercaya dapat membersihkan dan mengharmonisasikan daerah energi yang berbeda-beda pada setiap individu dalam persiapan semacam kondisi relax yang nyaman dan untuk menghilangkan energi negative pada tubuh kita. Ear candles adalah terapi pembersihan yang sangat sukses untuk banyak masalah yang berhubungan dengan kuping dan daerah kepala. Limpatik sistim dan metabolisme tubuh dapat dipengaruhi dengan penggunaan Ear candle ini. Dalam prosesnya digunakan lilin kusus yang menyerupai pipa dan pada ujungnya dikususkan untuk dihubungkan pada lubang telinga. Api yg dinyalakan akan mengangkat racun, lapisan lilin yg sudah lama, sisa dari infeksi dan jamur dan juga akan mengurangi lembab pada telinga.
Ear Candling sudah lama dikenal oleh orang-orang di Mesir, China, Yunani and Suku Indian Hopi di Amerika Utara.
Penggunaan Ear candle dipercaya dapat membersihkan dan mengharmonisasikan daerah energi yang berbeda-beda pada setiap individu dalam persiapan semacam kondisi relax yang nyaman dan untuk menghilangkan energi negative pada tubuh kita. Ear candles adalah terapi pembersihan yang sangat sukses untuk banyak masalah yang berhubungan dengan kuping dan daerah kepala. Limpatik sistim dan metabolisme tubuh dapat dipengaruhi dengan penggunaan Ear candle ini. Dalam prosesnya digunakan lilin kusus yang menyerupai pipa dan pada ujungnya dikususkan untuk dihubungkan pada lubang telinga. Api yg dinyalakan akan mengangkat racun, lapisan lilin yg sudah lama, sisa dari infeksi dan jamur dan juga akan mengurangi lembab pada telinga.
Ear Candling sudah lama dikenal oleh orang-orang di Mesir, China, Yunani and Suku Indian Hopi di Amerika Utara.
Klinik Multi Terapi Assyarif
METODE MULTI TERAPI
KLINIK MULTI TERAPI Assyarif dalam praktek kesehariannya menggunakan Metode Multi Therapy, artinya tidak semua pasien diperlakukan terapi yang sama tergantung dari hasil diagnosa. Karena setiap jenis terapi mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga satu sama lain bisa saling melengkapi.
Ibarat seorang tentara dalam peperangan yang dibekali dengan berbagai macam jenis senjata lengkap akan lebih mudah mengalahkan musuh dibandingkan seorang tentara yang hanya dibekali satu jenis senjata saja.
Jenis Metode Terapi di KlinikMULTI TERAPI Assyarif :
- Akupressur
- Terapi Lintah (Hirudo Therapy)
- Bekam Al Hijamah
- Terapi Lilin / ear candle
- Gurah Mata dengan herbal
- Reflexology
- Totok Darah
- Ruqyah Syar'iyyah
- Ramuan Herbal
- pijat tradisional
- ceragem
Langganan:
Postingan (Atom)
Lihat Klinik Assyarif . Bekam , Refleksi dan Pijat tradisional di peta yang lebih besar